Showing posts with label Posisi. Show all posts
Showing posts with label Posisi. Show all posts

Tuesday, 18 September 2012

Posisi Samping (Side-by-side Position)





Posisi ini dilakukan dengan berbaring miring, berhadap-hadapan sehingga pasangan bersama-sama terrtumpu pada satu sisi . Posisi samping dapat dilakukan dalam beberapa variasi sebagai berikut:
Wanita mengangkat satu kakinyai sehingga pahanya menyilang di atas paha lelaki, sementara kaki yang lain diluruskan
Wanita merenggangkan kedua pahanya dan menyilang pada kedua paha pasanganya
Wanita merenggangkan kedua pahanya, mengangkat dan menekuk lutut sehingga menyilang pada pinggang pasangan
Satu kaki lelaki diletakkan di antara paha wanita dan kaki yang lain di angkat miring menyilang di pinggang wanita.

Kelebihan:
Hubungan seksual berlangsung dengan lebih rileks. Keduanya dapat bergerak bebas dan mudah mengawalnya.
Dapat digunakan dalam keadaan tubuh letih, kegemukan, kesehatan terganggu dan perbedaan tinggi  yang berbeza.
Cukup memuaskan untuk hubungan seksual pada bulan-bulan terakhir kehamilan.

Kekurangan:
Bagi beberapa orang, tidak mudah untuk mempertahankan tekanan pada daerah Vulva (bagian luar dari organ reproduksi wanita yang dapat diraba dan dilihat yaitu mons pubis yang berupa timbunan lemak yang ditumbuhi rambut; Labia majora, bibir vagina luar; Labia minora, bibir vagina dalam).

Sumber: Pangkahila W., 2001

Bayangkan anda mampu membuatkan isteri anda berkata, "Abang memang hebat!" tiap kali anda bersama isteri anda di ranjang. Anda mampu menjadikannya suatu realiti dengan bantuan Power Extender. Klik sini untuk menjadi suami dikagumi isteri.http://bit.ly/pakarzakarperkasa


Enhanced by Zemanta

Saturday, 1 September 2012

Posisi Missionary (Man on Top)

 

Posisi hubungan seksual 'Man on Top' (missionary position) adalah posisi yang paling umum dilakukan oleh suami isteri, di mana posisi lelaki di atas dan wanita di bawah.

Dinamakan Missionary Position berkait dengan sejarah penduduk kepulauan Polynesian yang mempunyai budaya seksualitas tentang hubungan seksual dengan berbagai posisi. Pada era penjajahan kolonial Eropah, kaum Missionaris Nasrani hanya membolehkan posisi hubungan seksual yang beradab adalah lelaki di atas dan wanita di bawah. Maka sejak itu posisi ini dinamakan 'Missionary Position'.

Kelebihan:

  1. Hubungan seksual bolih disertai dengan ciuman sehingga hubungan intim dapat lebih mesra.
  2. Penis lebih mudah masuk ke dalam vagina
  3. Penis dapat tetap di pertahankan di dalam vagina ketika terjadi orgasme dan ejakulasi
  4. Lebih mudah  untuk terjadinya kehamilan.

Kekurangan:
  1. Gerakan wanita kurang bebas, hingga pergerakkan aktifnya kurang
  2. Bagi wanita mungkin kurang terasa nyaman karena penis masuk terlalu dalam
  3. Bagi lelaki sering terasa terlalu merangsang hingga cepat mencapai orgasme, sementara pasangannya belum apa-apa
  4. Tidak dianjurkan bagi wanita yang tengah sarat hamil.


Enhanced by Zemanta

Wednesday, 29 August 2012

Posisi 'Woman on Top' Posisi 'Woman on Top'



Sebagian orang menganggap posisi ini tidak wajar karena berdasarkan anggapan masa lalu wanita seharusnya bersikap lebih pasif. Tentu saja anggapan itu sudah tidak berlaku lagi karena wanita masa kini merasa berhak juga untuk mengekspresikan perilaku seksualnya sesuai dengan keinginannya. Posisi 'Woman-on-Top' adalah posisi wanita di atas pria.

Kelebihan:

  1. Wanita lebih bebas menggerakkan tubuhnya sehingga dapat menerima rangsangan yang efektif dari gesekan penis terhadap klitoris atau G spot. Di samping itu kedalaman penis dapat diatur
  2. Pria dapat memperlambat terjadinya orgasme
  3. Tangan pria bebas sehingga dapat memberikan rangsangan pada bagian tubuh wanita yang peka rangsangan seksual
  4. Sangat baik bila pihak wanita ukuran tubuhnya jauh lebih kecil daripada pasangannya.

Kekurangan:
  1. Karena pria kurang dapat mengontrol gerakan, penis mudah tergelincir keluar
  2. Tidak baik untuk tujuan menghasilkan kehamilan
  3. Juga tidak baik untuk wanita hamil
  4. Gerakan pria yang terbatas mungkin dapat mengurangi gairah seksualnya.

Sumber: Pangkahila W., 2001

Bayangkan anda mampu membuatkan isteri anda berkata, "Abang memang hebat!" tiap kali anda bersama isteri anda di ranjang. Anda mampu menjadikannya suatu realiti dengan bantuan Power Extender. Klik sini untuk menjadi suami dikagumi isteri.http://bit.ly/pakarzakarperkasa

Monday, 27 August 2012

Posisi Duduk (Face-to-face Position)

 

Dalam posisi duduk yang dikenal dengan 'The face-to-face position', Lelaki duduk di kerusisi atau di tepi tempat tidur atau di atas tempat tidur. Wanita duduk di atasnya dengan paha menyilang paha pasangan. Keduanya saling berhadapan.

Kelebihan:

Wanita bebas menggerakkan tubuhnya sehingga dapat menerima rangsangan yang efektif dari gesekan penis terhadap klitoris atau G-spot.

Rangsangan seksual pada zona erotik tubuh wanita dapat dilakukan oleh pasangan dengan bebas.

Kekurangan:

Penis dapat masuk terlalu dalam, sehingga dapat mengganggu emosi wanita.

Sumber: Pangkahila W., 2001

Artikel Pilihan

Total Pageviews

LinkWithin

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...
Blogged.my